BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates
Thursday , September 21 2017
Home / Human Development / Pertanian Lahan Sempit, Tanam Sayur Bonus Ikan

Pertanian Lahan Sempit, Tanam Sayur Bonus Ikan

IDev, Jakarta - Memelihara ikan dan sayuran di perkotaan terkesan sulit untuk dilakukan. Keterbatasan lahan dan air merupakan kendala di lingkungan pemukiman padat. Kini telah ada solusi, yaitu teknik budidaya hemat lahan dan air, Akuaponik.

Sistem Akuaponik merupakan kombinasi sistem budidaya ikan atau Akuakultur dengan sistem tanam Hidroponik yang menggunakan air dan mampu mendaur ulang nutrisi sehingga dalam sistem ini dapat membudidayakan ikan dan tanaman sekaligus.

Prinsip dasar dalam sistem tanam Akuaponik adalah sistem resirkulasi atau pemanfaatan kembali aliran air yang sebelumnya digunakan dalam pemeliharaan ikan. Tanaman yang dibudidayakan di bagian atasnya berperan sebagai filter atau penyaring air. Tanaman tersebut akan menggunakan zat sisa yang dihasilkan oleh ikan sebagai nutrisi atau unsur hara yang dibutuhkannya sehingga penggunaan nutrisi dalam media ini sangat minim dan tanaman tidak memerlukan pupuk kimia lagi. Air yang kotor dan tercampur kotoran ikan tidak baik bagi pertumbuhan ikan sehingga kotoran tersebut dialirkan pada tanaman. Sebenarnya kotoran tersebut meskipun mengandung racun bagi ikan, ternyata sangat bermanfaat bagi tanaman dan dapat digunakan untuk mendukung pertumbuhannya.

Akuaponik sangat cocok diterapkan di daerah yang minim lahan atau daerah dengan lahan sempit seperti perkotaan. Sistem ini dapat menghemat lahan secara efisien dan tidak memerlukan banyak tempat karena sayuran dan ikan yang dibudidaya dapat disatukan pada satu tempat atau lokasi. Selain itu, dapat menghemat air yang digunakan dalam menanam sayur dan membudidayakan ikan, karena sistem ini hanya menggunakan 1/10 air yang digunakan pada metode tanam konvensional.

Sistem ini dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga maupun untuk tujuan komersil yang menghasilkan keuntungan. Sistem Akuaponik dinilai efisien untuk menghasilkan sumber protein yang berasal dari ikan dan sumber vitamin serta mineral. Sayuran dan ikan yang dihasilkan memiliki kualitas lebih baik dan bebas dari bahan kimia atau residu pupuk anorganik maupun pestisida kimia.

Media tanam atau budidaya Akuaponik ini dapat disebut sebagai media tanam organik. Sistem ini mensirkulasi kotoran ikan dan tidak menggunakan bahan kimia yang dapat mencemari tanah atau lingkungan sekitar. (RSP)

The following two tabs change content below.
Indonesia Development Magazine

About Redaksi

Indonesia Development Magazine

Check Also

kapal

ISLA-UH MENYESALKAN RUSAKNYA TERUMBU KARANG RAJA AMPAT OLEH KAPAL PESIAR INGGRIS

IDev, Jakarta - Raja Ampat menjadi salah satu wilayah perairan di Timur Indonesia yang menyimpan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>