BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates
Saturday , November 25 2017
Home / Human Development / Pendidikan Juga Untuk Penduduk Pulau-Pulau Kecil
pendidikan-anak-suku-bajo-sulsel1-620x330

Pendidikan Juga Untuk Penduduk Pulau-Pulau Kecil

IDev, Jakarta - Sesuai dengan amanat Undang-undang Dasar 1945 pasal 31: (1) Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan. (2) Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. (3) Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan Undang-Undang. (4) Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya dua puluh persen dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional. (5) Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia.

Pasal 31 UUD 1945 tersebut bermakna, setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan tanpa kecuali. Pada kenyataannya, dengan kondisi negara Indonesia yang sangat luas dan terdiri dari ribuan pulau, pendidikan masih belum merata. Padahal pendidikan merupakan faktor utama dalam menentukan kemajuan sebuah bangsa. Dengan tingkat pendidikan yang tinggi, maka akan semakin baik sumberdaya manusia yang ada, dan pada akhirnya akan semakin tinggi pula daya kreatifitas pemuda Indonesia dalam mengisi pembangunan sebuah bangsa. Namun di Indonesia, untuk mewujudkan pendidikan yang baik dan berkualitas sesuai dengan standar nasional saja masih sangat sulit.

Berbagai permasalahan seringkali menghambat peningkatkan mutu pendidikan nasional, khususnya di daerah terpencil seperti pulau-pulau kecil, yang pada akhirnya mewarnai perjalanan pendidikan di Indonesia. Di pulau-pulau kecil Indonesia masih banyak dijumpai kondisi di mana anak-anak belum terlayani pendidikannya. Angka putus sekolah yang masih tinggi. Sarana dan prasarana yang belum memadai. Itulah sederat fakta-fakta yang menghiasai wajah pendidikan kita di pulau-pulau kecil.

Kekurangan tenaga pendidik, merupakan permasalahan mendasar yang sering terjadi di pulau-pulau kecil. Keengganan para guru untuk mengajar di pulau-pulau kecil adalah letak sekolah yang sulit dijangkau. Alasan berikutnya adalah minimnya fasilitas dan hiburan. Di Indonesia, pada umumnya guru yang mengajar di pulau-pulau kecil tidak betah dikarenakan fasilitas yang tidak memadai. Selain jauh dari pusat keramaian, fasilitas tempat tinggal guru yang belum tersedia. Akibatnya banyak guru yang merasa tidak nyaman dan mengajukan pindah ke sekolah yang berada di perkotaan. Memberikan motivasi kepada para guru agar dapat mengajar di daerah-daerah terpencil melalui reward atau semacamnya, merupakan solusi dari permasalahan ini. Program-program pemberdayaan serta pengembangan kapasistas dan kompetensi guru, penyediaan sarana prasarana bagi guru, dan lain sebagainya adalah program-program yang bisa dilakukan untuk membantu ketertinggalan pendidikan anak-anak Indonesia di pulau-pulau kecil.

Menuntaskan permasalahan pendidikan di pulau-pulau kecil Indonesia, butuh kerjasama kelembagaan dari pemerintah dan pihak swasta, sehingga ada sharing pembiayaan yang tidak akan membebankan pada masyarakat. Dalam mengembangkan pendidikan di pulau-pulau kecil harus melihat karakter dari masyarakatnya sehingga dalam melaksanakan pla pengajaran disesuaikan dengan karakter masyarakatnya. Adanya komitmen untuk pengembangan pendidikan di pulau-pulau kecil mulai dari pendanaan, penyediaan fasilitas, dan tenaga pendidik.

Semua pihak harus menyadari bahwa negara kita ini merupakan negara Archipelago yang terdiri dari ribuan pulau, dimana beberapa pulau-pulau kecil ada penghuninya yang juga memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan selayaknya di kota-kota besar. (RSP)

The following two tabs change content below.
Indonesia Development Magazine

About Redaksi

Indonesia Development Magazine

Check Also

unnamed

Program Kerja Strategis ISLA-UH Dalam Pembangunan Kelautan Indonesia

IDev, Jakarta - Ikatan Sarjana Kelautan Universitas Hasanuddin (ISLA-UH) menggelar Rapat Kerja Nasional Periode Kepengurusan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>