BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates
Saturday , November 25 2017
Home / Design Development / Keunikan Daerah, Power Pembangunan
Unik Waerebo

Keunikan Daerah, Power Pembangunan

EDISI APRIL 2015 – Optimalisasi pemanfaatan potensi daerah di berbagai wilayah Indonesia belum dapat dimaksimalkan oleh karena kurangnya pemahaman tentang cara mengeksplorasi potensi yang ada. Indonesia yang terdiri dari 34 Provinsi dengan 514 Kabupaten/Kota masing-masing memiliki potensi, culture dan budaya yang berbeda-beda. Perbedaan inilah yang menjadi kekuatan Indonesia untuk di kenal di dunia International.

Perspektif beda tersebut merupakan kekuatan sebenarnya untuk membangun dan mengembangkan daerah. Beda sepatutnya diartikan sebagai sesuatu yang unik dan mampu memberikan nilai lebih bagi setiap daerah di Indonesia. Keunikan itu dapat berupa pesona alam, budaya dan daya tarik masyarakat yang mengagumkan. Selain itu adat istiadat, tradisi dan suku bangsa yang kesemuanya merupakan sesuatu yang unik. Kekayaan flora dan fauna juga menjadi bagian unik di setiap daerah seperti keberadaan hewan dan tanaman endemik yang tersebar di hampir seluruh wilayah Nusantara.

Tantangan pemerintah daerah untuk mampu mengidentifikasi berbagai keunikan yang dimiliki agar dapat menentukan arah pembangunan daerah sesuai dengan kondisi wilayahnya. Setelah melakukan identifikasi daerah harus mampu mengemas berbagai keunikan tersebut untuk menjadi kekuatan daerah agar mampu menarik para investor, pelaku usaha, dan juga para pengunjung baik domestik maupun mancanegara.

Pemanfaatan potensi daerah yang sifatnya membutuhkan anggaran tinggi perlu melibatkan para pengusaha dan investor untuk sama-sama menciptakan lokasi-lokasi pertumbuhan ekonomi yang diperuntukkan bagi kesejahteraan masyarakat. Memahami keunikan dapat diketahui dari berbagai macam sudut pandang seperti unik karena sendiri, eksklusif, khusus, spesifik atau istimewa.

Mereduksi keunikan dari berbagai wilayah di Indonesia jika dipandang dari kondisi geografis maka dapat dibagi dalam tiga kategori yaitu:

1) Daratan – diartikan sebagai daerah yang keseluruhan wilayah administrasinya berada di darat dan tidak memiliki laut, seperti kabupaten Tana Toraja.

2) Pesisir – diartikan sebagai daerah yang daratannya berada di mainland (daratan utama) dan berhadapan langsung dengan laut seperti Kabupaten Cirebon dan Bantaeng serta ratusan daerah lainnya yang memiliki kondisi geografis serupa.

3) Kepulauan – diartikan sebagai wilayah yang administrasinya didominasi oleh laut dengan keberadaan pulau-pulau kecil di dalamnya seperti Kabupaten Mentawai, Kabupaten Konawe Kepulauan dan puluhan kabupaten kepulauan lainnya.

Memahami kondisi geografis daerah yang berbeda-beda akan memberikan petunjuk dan cara pandang yang berbeda pula sehingga perencanaan yang dilandasi oleh pengetahuan yang matang mendorong para pemangku kepentingan untuk menyusun perencanaan daerah yang berbasis pada kondisi dan keunikan daerah.

Praktik pembangunan daerah sejak setelah masa penjajahan belanda mengarahkan masyarakat Indonesia untuk hidup dalam suasana modern dan secara terus menurus mengikis kearifan lokal dan budaya masyarakat setempat sehingga cara pandang untuk melakukan pembangunan juga ikut bergeser seiring perkembangan modernisasi global.

Hal ini juga berimbas pada kondisi saat ini dimana cara-cara pemimpin atau kepala daerah dalam melaksanakan berbagai pembangunan infrastruktur menggunakan konsep-konsep yang berasal dari luar. Maka tidak heran jika kebanyakan wilayah di Indonesia tidak lagi menunjukkan ciri khas atau keunikan daerahnya. Contoh yang mudah dilihat untuk membuktikan ini adalah model-model bangunan kantor pemerintahan di berbagai daerah sudah tidak lagi memiliki ciri khas tersendiri.

Pada kondisi inilah dibutuhkan keterlibatan para ahli dalam bidang perencanaan yang memiliki kemampuan untuk melihat secara menyeluruh potensi daerah dari berbagai sudut pandang baik sosial, budaya, ekonomi, kearifan lokal dan kondisi geografisnya* [MN]

The following two tabs change content below.
Indonesia Development Magazine

About Redaksi

Indonesia Development Magazine

Check Also

pendidikan-anak-suku-bajo-sulsel1-620x330

Pendidikan Juga Untuk Penduduk Pulau-Pulau Kecil

IDev, Jakarta - Sesuai dengan amanat Undang-undang Dasar 1945 pasal 31: (1) Setiap warga negara berhak ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>