BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates
Saturday , November 25 2017
Home / idev / Daya Dukung Membangun Indonesia

Daya Dukung Membangun Indonesia

EDISI APRIL 2015 – Pembangunan merupakan suatu proses yang dilakukan untuk menuju ke keadaan yang lebih baik dimasa akan datang. Seiring pertumbuhan penduduk, pembangunan terhadap suatu tatanan Negara pun terus dilakukan. Kondisi modernitas tersebut adalah upaya perubahan yang membawa rakyat agar lebih makmur dan sejahtera. Episentrum pembangunan terletak pada manusia (antroposentris), kesejahteraan, keadilan dan berkelanjutan (sustainability).

Istilah ”Pembangunan Berkelanjutan” secara resmi digunakan dalam Tap MPR No. IV/MPR/1999 tentang GBHN. Pembangunan berkelanjutan masih menjadi kata kunci dalam hangatnya isu-isu internasional. Meski bukan hal yang baru lagi, namun wacana ini seakan terus berkembang biak, dan berevolusi. Agenda 21 adalah titik balik dari keberlangsungan pembangunan berkelanjutan. Dalam agenda tersebut pula ditekankan bahwa adanya keterlibatan pemerintah implementasi paradigma tersebut. Konsep pembangunan berkelanjutan ini sangat sederhana namun kompleks dalam pelaksanaannya. Proses pemenuhan kebutuhan generasi saat ini tanpa mengabaikan kebutuhan generasi yang akan datang. Adanya harmonisasi hubungan antara tiga kemitraan antara pemerintah, dunia bisnis dan masyarakat madani dalam hubungan kesetaraan dengan mengindahkan hukum ekonomi, alam-ekologi dan peradaban.

Sustainable development atau pembangunan berkelanjutan pada intinya melihat dunia sebagai suatu sistem, yakni sistem yang menghubungkan ruang udara, dan waktu. Melihat keseluruhan sisi dari sistem itu mulai dari perencanaan kota yang berkelanjutan untuk mata pencaharian yang berkelanjutan, pertanian berkelanjutan untuk perikanan yang berkelanjutan, dan upaya untuk mengembangkan standar perusahaan. Pengembangan teknologi dan perubahan kelembagaannya dilakukan secara harmonis dan dengan amat memperhatikan potensi pada saat ini dan masa depan dalam pemenuhan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

Penerapan pembangunan berkelanjutan dapat diartikan pula sebagai perubahan positif sosial ekonomi. Hal itu tentunya tidak mengabaikan sistem ekologi dan sosial di mana masyarakat bergantung kepadanya. Keberhasilan penerapannya memerlukan kebijakan, perencanaan dan proses pembelajaran sosial yang terpadu, viabilitas politiknya bergantung pada dukungan penuh masyarakat melalui pemerintah, kelembagaan sosial dan kegiatan dunia usaha

Sebelumnya isu pelestarian lingkungan dikaitkan dengan berbagai isu pembangunan yang sifatnya komplementer. Dokumen Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam World Summit tahun 2005 menyatakan pembangunan berkelanjutan terdiri atas tiga pilar yaitu pembangunan ekonomi, pembangunan sosial, dan pelestarian lingkungan yang saling berkaitan dan memperkuat (interdependent and mutually reinforcing pillars of sustainable development as economic development, social development, and environmental protection). Ketiga aspek tersebut tidak bisa dipisahkan satu sama lain, karena ketiganya menimbulkan hubungan sebab-akibat. Aspek yang satu akan mengakibatkan aspek yang lainnya terpengaruh.

Implementasi Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia

Indonesia memiliki lebih dari 1.120 suku bangsa dan jumlah penduduk yang besar dengan pertumbuhan kelas menengah yang tinggi juga merupakan potensi pasar yang sangat baik. Kekayaan alam dan budaya tersebut merupakan modal utama pendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan manusia Indonesia sangat tergantung dari pembangunan masyarakatnya. Agar manusia Indonesia dikenal baik oleh dunia, maka pembangunan masyarakat secara holistik adalah wajib hukumnya dalam setiap kebijakan pembangunan.

Untuk membangun Indonesia tentunya dimulai dari Pembangunan sumber daya manusianya. Negara memiliki peran yang sangat penting dalam mewujudkan manusia Indonesia yang maju dan mandiri sehingga mampu berdaya saing dalam era globalisasi. Berbagai upaya yang dilakukan dalam mengembangkan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan. Hal ini justru menjadi tantangan menarik, karena sistem sosial dan ekonomi serta kondisi ekologi tiap negara sangat beragam. Setiap Negara memiliki kerangka masing-masing dan implementasi pengembangan sehingga tercipta hasil yang maksimal. Menyusun kerangka dari solusi pembangunannya yang disesuaikan dengan konteks, kebutuhan, kondisi dan peluang yang ada. Aspek-aspek yang menjadi komponen yakni adanya relasi antara aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan dalam kerangka pembangunan yang berkelanjutan. Wacana pembangunan berkelanjutan sendiri, memiliki tujuan khusus yakni peningkatan pertumbuhan ekonomi Negara. Faktor lain yakni, pemerataan, partisipasi, keanekaragaman, integrasi dan perspektif jangka panjang menjadi isu penting untuk terus di sosialisasikan kepada masyarakat, dalam mendukung pembangunan Indonesia.

Pembangunan Berkelanjutan yang menjadi arus-utama (main-streaming) bagi pembangunan di Indonesia sebagaimana yang diamanahkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN). Rencana jangka panjang pemerintah yang ambisius ini digunakan sebagai titik tolak untuk seluruh masyarakat Indonesia (pemerintah, masyarakat dan bisnis) untuk mencapai tujuan nasional seperti yang telah direncanakan dan diformulasikan oleh pemerintahan terpilih di Indonesia. Melalui program percepatan pembangunan ekonomi yang salah satu tujuannya adalah pemerataan pembangunan antar daerah melalui pendekatan sektoral dan regional, membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi, pembangunan konektivitas dan pengembangan SDM melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta inovasi. Indonesia tidak harus terpaku dengan sumber daya alam karena titik tekan daya saing negara-negara yang sudah unggul ada pada inovasi dan kreatifitas sumber daya manusianya.

Dalam prakteknya di Indonesia peranan pembangunan ekonomi sedemikian pentingnya termasuk menjadi penunjang bagi pembangunan di sektor-sektor lainnya. Pembangunan di indonesia dilakukan secara menyeluruh di segala aspek kehudupan masyarakat. Kegiatan pembangunan dilaksanakan dengan asas Trilogi pembangunan yaitu, pemerataan pembangunan, pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan stabilitas nasional yang sehat dan dinamis. Salah satu daya dukung unggulan dalam membangun Indonesia salah satunya di infrastruktur. Infrastruktur sangat penting dan strategis. Fokus terhadap infrastruktur merupakan hal yang esensial guna mendukung peningkatan daya saing perekonomian nasional. Jika infrastruktur baik, maka diharapkan terjadi koneksitas yang lebih seimbang, lalu akan menghidupkan sentra ekonomi yang memiliki potensi sesuai dengan basis di daerahnya* [AN].

The following two tabs change content below.
Indonesia Development Magazine

About Redaksi

Indonesia Development Magazine

Check Also

img20160929062754

Sanitasi Buruk, Gambaran Pesisir Indonesia

IDev, Jakarta - Sanitasi tidak terlepas dari pola hidup bersih dan sehat, dengan maksud mencegah manusia bersentuhan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>