BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates
Thursday , September 21 2017
Home / Developer / 100 Kota Baru Jababeka
jababeka

100 Kota Baru Jababeka

Idev – PT Jababeka Tbk. merupakan salah satu pengembang kawasan industri terbesar di Asia Tenggara yang berdiri pada tahun 1989. Seiring perkembangan, PT Jababeka Tbk. memperbaharui visi dan misi perusahaannya.

Tahun 2014 visi Jababeka adalah “Menciptakan Kota Modern yang Mandiri di Setiap Propinsi di Indonesia dan Menyediakan Lapangan Pekerjaan Untuk Kehidupan yang Lebih Baik”.

Perubahan visi perusahaan terjadi seiring kampanye 100 cities yang dicanangkan oleh PT Jababeka Tbk. Proyek 100 cities adalah proyek pembangunan dan pengembangan 100 kota yang tersebar di seluruh propinsi di Indonesia. 100 kota tersebut akan menjadi kota mandiri, melalui pemanfaatan potensi kota secara maksimal sehingga membuka semakin banyak lapangan pekerjaan.

Terdapat tiga misi baru untuk mencapai visi tersebut, yaitu: (1) Berkolaborasi dengan pemerintah setempat dan mitra strategis guna mengembangkan dan menginovasi konsep-konsep investasi yang sejalan dengan perkembangan teknologi terkini, (2) Menyediakan sumber daya manusia dan sarana fisik infrastruktur untuk mendukung pembangunan kota, (3) Aktif mempromosikan ekspansi grup kepada perusahaan multinasional.

Dengan adanya visi dan misi yang baru, diharapkan semangat bekerja dan berkooperasi setiap pegawai dari PT Jababeka Tbk. akan semakin meningkat. Selain itu, PT Jababeka Tbk. juga berharap hubungan dengan seluruh stakeholder yakni investor, pemerintah daerah, masyarakat, dan juga pengembang semakin kuat.

CEO dan Founder Jababeka, Setyono Djuandi Darmono (SD Darmono), mengenang perihal datangnya ide pembangunan 100 kota di Indonesia. “Suatu saat saya bertemu dengan Pak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), saya menyampaikan pada beliau bahwa sekarang kami sudah berhasil mencetak sekitar satu juta penduduk di Cikarang, lapangan kerja dan kehidupan bertambah banyak, sekarang harus bagaimana? Beliau menjawab, buatlah 100 kota seperti ini di Indonesia,” kenang SD Darmono. Sejak itulah Jababeka memiliki visi untuk membangun 100 kota, dengan fokus menumbuhkan turisme, sebelum mengembangkan industri dan lainnya.

Salah satu contoh pengembangan kota oleh Jababeka yang sudah berjalan adalah Tanjung Lesung. Menggunakan Kota Jababeka sebagai cetak biru, Jababeka mengembangkan integrated township di Tanjung Lesung untuk menyokong industri pariwisata. Dengan membangun sarana kebutuhan pariwisata seperti beberapa hotel, lapangan golf, marina, dan in park, kebutuhan untuk membangun industri lainnya akan muncul. Oleh pemerintah Republik Indonesia, Tanjung Lesung akan dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata.

Strategi menciptakan multiply effect akan diaplikasikan Jababeka di kota-kota lainnya, yaitu membangun kota dengan memaksimalkan potensi utama kota terkait terlebih dulu. Selain Tanjung Lesung, Jababeka bersama Sembcorp dari Singapura sedang mengembangkan wilayah Kendal di Jawa Tengah untuk menjadi kawasan industri.

Proyek 100 kota menunjukkan bahwa Jababeka berani merambah daerah-daerah yang jarang dimasuki investor. Bagi SD Darmono, memasuki daerah-daerah yang minim investasi merupakan bagian dari upaya menyelesaikan problem kesenjangan sosial di Indonesia. “Melalui pembangunan industri di mana-mana dan menumbuhkan kota-kota baru, orang-orang Indonesia akan semakin terdidik, sehingga kita bisa menjadi negara super power,” tutup SD Darmono.

Sumber: Jababeka

The following two tabs change content below.

Redaksi

Indonesia Development – Planning, Establishing, Developing

Latest posts by Redaksi (see all)

About Redaksi

Indonesia Development – Planning, Establishing, Developing

Check Also

img20160929062754

Sanitasi Buruk, Gambaran Pesisir Indonesia

IDev, Jakarta - Sanitasi tidak terlepas dari pola hidup bersih dan sehat, dengan maksud mencegah manusia bersentuhan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>